Cintailah Cinta

Standar

Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia
tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika
kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan
keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu
dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk
mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan
untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati
membiarkannya pergi dan berlalu.

Teman terbaik adalah teman dimana ketika kita duduk bersama
disebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus
berpisah dengannnya, terasa seolah hal tersebut merupakan
percakapan paling menyenangkan yang pernah dilakukan bersama.

Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah
kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar
juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal
tersebut menghampiri kita.

Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi saja kemanapun
kita ingin pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan,
karena kita hanya memiliki satu buah kehidupan dan satu buah
kesempatan untuk dapat melakukan semua hal yang kita inginkan.

Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita
merasa hal yang kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal
tersebut mungkin akan menyakiti yang lain pula.

Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan
menyulut perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan,

sebuah kata yang tak tepat mungkin juga mampu
menambah beban batin seseorang, dan… sebuah kata yang penuh
cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.

Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa
selalu membutuhkan semua hal terbaik, mereka hanya berfikir
bagaimana mencipta semua hal menjadi terbaik bagi mereka,
yang berlalu dalam hidupnya.

Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan
sebuah kecupan, dan berakhir dengan air mata. Ketika kita
dilahirkan, kita menangis begitu kerasnya, sementara orang-
orang disekeliling kita tersenyum bahagia. Ketika kita
menanggalkan hidup maka, kita adalah pihak yang tersenyum
begitu bahagia… sementara orang disekeliling kita menangis.

 

sebuah kata bijak

Seorang pecundang tak tahu apa yang akan dilakukannya bila
kalah, tetapi sesumbar apa yang akan dilakukannya bila menang.
Sedangkan, pemenang tidak berbicara apa yang akan dilakukannya
bila ia menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukannya bila
kalah. (Eric Berne)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s