Keajaiban Pikiran

Standar

Ada suatu prinsip tentang pikiran yaitu “Bila Anda pikir Anda bisa, maka

Anda bisa… tetapi bila Anda pikir Anda tidak bisa, maka Anda tidak

bisa”.

Dulu, ada seseorang yang mengatakan bahwa dia bisa menyekolahkan

anak-anaknya sampai perguruan tinggi, padahal dia hanya seorang

buruh dengan gaji yang sangat pas-pasan. Sementara ada orang yang

seprofesi dengannya mengatakan tidak bisa. Setelah sekian tahun

pemikiran kedua orang tersebut terbukti. Orang yang mengatakan bisa,

akhirnya berhasil menyekolahkan 3 dari 4 anaknya ke perguruan tinggi.

Sementara orang yang mengatakan tidak bisa, tak satu pun dari

anaknya mengenyam bangku perguruan tinggi.

Anda percaya dengan prinsip pikiran di atas? Jika belum percaya,

memang prinsip tersebut perlu kita perbaiki menjadi seperti ini:

“Bila Anda pikir Anda bisa, maka insya Allah Anda bisa… tetapi bila

Anda pikir Anda tidak bisa, maka insya Allah Anda tidak bisa”

Sudah lebih nyaman dengan prinsip pikiran ini?

Untuk lebih memahami prinsip utama dari pemikiran ini, ada beberapa

poin yang harus kita pahami.

Anda memiliki kemampuan belajar. Jadi jika saat ini Anda tidak

bisa setelah Anda belajar maka Anda akan bisa.

Anda perlu memperluas wawasan, sebab seringkali sesuatu

yang kita anggap sulit karena kita tidak memiliki wawasan

tentangnya.

Suatu pekerjaan atau keterampilan yang dilakukan dengan

sangat baik oleh orang lain biasanya hasil dari belajar atau

latihan yang keras dan/atau lama. Jika Anda telah mencoba

tetapi belum bisa, mungkin saja Anda perlu belajar dan latihan

lagi.

Anda pernah menonton acara Guiness Book of Record, Ripley,

Busset, Luar Biasa, dan cara sejenis lainnya? Sering kali

sesuatu yang kita anggap tidak bisa dilakukan ternyata bisa

dilakukan oleh orang lain.

Banyak hal yang kita anggap tidak bisa karena kita belum pernah

mencobanya.

Masalah citra diri, seringkali anggapan kita terhadap diri kita

dibawah kemampuan kita sebenarnya.

Inilah keajaiban berpikir. Jika Anda mengubah cara berpikir Anda,

kehidupan Anda pun ikut berubah. Jika pikiran Anda berubah ke arah

positif maka kehidupan Anda menuju arah yang positif. Sekali Anda

dapat merangkul sepenuhnya kekuatan pemikiran Anda, maka

kekuatan itu akan mengubah cara Anda menjalani kehidupan.

Attitude and Your Destiny

Standar

 

 

 

 

 

 

Mereka dengan attitude negatif selalu berpikir, “Saya tidak bisa”

Mereka dengan attitude positif selalu berpikir, “Saya pasti bisa”

Mereka dengan attitude negatif selalu berpikir, “Mungkin ada jalan keluar, tapi terlalu sulit”

Mereka dengan attitude positif selalu berpikir, “Hal ini mungkin sulit, tapi ada jalan keluar”

Mereka dengan attitude negatif selalu pasrah dengan keadaan, sementara mereka dengan attitude positif selalu mengambil tindakan.

Mereka dengan attitude negatif selalu melihat keterbatasan-keterbatasan, sedangkan mereka dengan attitude positif selalu melihat kemungkinan-kemungkinan.

Sikap atau attitude sangat menentukan value kita dalam mengarungi kehidupan ini.  Banyak orang mengira bahwa sikap adalah hal sepele yang begitu saja mudah diabaikan.  Tapi jangan salah, sikap kita menentukan nasib kita kedepan.

Mau coba?  TIDAK BAYAR… coba murahlah senyum dan sapa kepada teman, pasangan, anak, orang tua dan tetangga Anda.  Dan perhatikan serta catat perubahan yang PASTI terjadi.

Dari buku: Fight Like A Tiger Win Like A Champion

Kearifan segenggam garam

Standar

Dahulu kala, hiduplah seorang lelaki tua yang terkenal saleh dan bijak.
Di suatu pagi yang basah, dengan langkah lunglai dan rambut masai,
datanglah seorang lelaki muda, yang tengah dirundung masalah. lelaki itu
tampak seperti orang yang tak mengenal bahagia. Tanpa membuang waktu,
dia ungkapkan semua resahnya:

impiannya gagal, karier, cinta dan
hidupnya tak pernah berakhir bahagia.

Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan teliti dan seksama. Ia
lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil
segelas air. Dia taburkan garam itu ke dalam gelas, lalu dia aduk dengan
sendok, tenang, bibirnya selalu tampilkan senyum.

“Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya?” pinta Pak tua itu. lanjutkan baca!

Cintailah Cinta

Standar

Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia
tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika
kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan
keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu
dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk
mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan
untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati
membiarkannya pergi dan berlalu.

Teman terbaik adalah teman dimana ketika kita duduk bersama
disebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus
berpisah dengannnya, terasa seolah hal tersebut merupakan
percakapan paling menyenangkan yang pernah dilakukan bersama.

Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah
kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar
juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal
tersebut menghampiri kita. lanjutkan baca yuk!

C.I.N.T.A

Standar

apa itu cinta……??

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang saling mencintai, menyebutnya takdir.

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kita
kesusahan untuk menguji. Kadang Ia pun melukai hati, supaya
hikmat-Nya bisa tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta,
maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit
untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika
Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu? Karena walaupun kita ingin mengambil satu
keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun
kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu. LANJUTKAN BACA YUK

Sebentang Jaring Kepercayaan

Standar

Bila anda tak percaya pada seseorang, maka kebaikan apa
pun yang dilakukannya tetap mengundang keraguan dalam
diri anda. Tanpa disadari anda mendapati selalu saja ada
kesalahan dalam tindakannya. Ketidakpercayaan menyanyat
lebih tajam daripada kritik pedas.

Sebaliknya, bila anda percaya pada seseorang, semua
kekeliruan yang dilakukannya adalah titik tolak untuk
melakukan perbaikan. Tanpa disadari anda terdorong untuk
membenahi dan mengisi kekurangan yang ada. Kepercayaan
adalah jaring penyelamat bagi setiap peloncat yang gagal.

Keberhasilan bukan hanya karena kerja keras anda sendiri,
pasti ada sebentang jaring kepercayaan yang dihamparkan
oleh para pembimbing anda. Sedangkan kegagalan seringkali
diakibatkan gagalnya anda meraih kepercayaan orang lain.

Uniknya, anda hanya akan meraih kepercayaan manakala anda
mau mempercayai orang lain pula. Tali yang kuat terpilin
dalam simpul yang kuat. Saling mempercayai adalah simpul
yang jauh lebih kuat.

Berhentilah Anda Mengeluh

Standar

Pantaskah anda mengeluh seperti gambar yang anda lihat?
Padahal anda telah dikaruniai sepasang lengan
yang kuat untuk mengubah dunia.

Layakkah anda berkesah?
Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan
yang memungkinkan anda membenahi sesuatunya.

Apakah anda bermaksud menyia-nyiakan semua itu,
lantas menyingkirkan beban tanggung jawab dari pundak anda?
Jangan!
Jangan biarkan semua kekuatan yang ada pada diri
anda terjungkal hanya karena anda berkeluh kesah.
Ayo,
tegarkan hati.
Tegakkan bahu.
Jangan biarkan semangat hilang hanya karena tak tahu apa jawaban atas persoalan
anda. lanjutkan baca yuk